Gedung Sekolah Roboh , Gedung DPR Semakin Kokoh

Trend Studi banding anggota DPR RI semakin menjadi-jadi , sebab sekarang ini anggota DPR studi Banding ke Parlemen Australia.  Konon Studi banding tersebut dalam rangka menggodok UU Kemiskinan.    Studi banding kali ini menghabiskan dana 800 juta rupiah dan total dana rakyat yang sudah dipakai studi banding anggota DPR tahun anggaran ini adalah 15 miliar rupiah.  Priyo Budi Santoso menyatakan supaya anggaran perjalanan ke luar negeri supaya dipangkas 40 % dan hal itu juga harus dilakukan oleh kalangan eksekutif misalnya anggaran perjalanan para menteri.

Anehnya yang tidak nyambung darai studi banding ini adalah dimana sekarang ini anggota parlemen Australia sedang masa reses, maka studi banding ini tidak memiliki tujuan yang jelas, sebagai acara pesiar saja kesannya di mata rakyat Indonesia yang sedang kelaparan ini.   Studi banding ini menuai pro dan kontra sendiri di kalangan anggota DPR.  Di Australia mendapat protes dari mahasiswa Indonesia yang belajar di sana yang menyesalkan studi banding ini sebab parlemen Australia sedang masa reses.

Yang lebih memalukan lagi adanya Video di Youtube yang menyindir yang menanyakan prihal  alamat e-mail komisi delapan. Ternyata mereka para anggota DPR tersebut tidak tahu alamat surat elektronik komisi delapan.

Kembali kestudi banding, akankah studi banding yang sudah dilakukan selama ini, sebanyak ini sudah menghasilkan perubahan untuk rakyat?

Hasil studi banding yang terbesar selama ini adalah dibangunnya gedung megah DPR RI, karena model gedung itu jiplakan dari banyak gedung parlemen di Negara lain.  Untuk rakyat mana?  Jangan studi banding ke luar negeri menurut saya studi banding yang paling bagus adalah mengunjungai rakyat yang dibelit kemiskinan, busung lapar kasih bantuan, yang sakit gak punya biaya di bantu.  Gedung sekolah dikandang ayam yang terdapat di pulau Jawa, Sulawesi dibangun.  Sekali kali Anggota DPR juga nonton TV dan lihat banyak sekali anak sekolah dikandang, di bawah rumah panggung warga di Sulawesi karena tidak memiliki gedung sekolah, ironis ini sekolah dasar negeri.  Kemudian ada gedung sekolah yang roboh di Jombang yang membuat satu orang siswa kritis karena patah tulang akibat gedung sekolahnya roboh saat belajar dan 60 orang siwa lainnya terluka dan trauma.

Perihal gedung DPR, ternyata pada awalnya anggaran untuk membangun gedung tersebut adalah 1,8 triliun, turun menjadi 1,6 triliun, turun lagi menjadi 1,3 triliun, turun lagi menjadi 1,1 triliun yang terakhir sekarang menjadi 777 miliar rupiah.  Jumlah tingkat yang tadinya adalah 36 tingkat turun menjadi 26 tingkat.  Mengapa bisa terjadi? Ada apa?

Anggota DPR di masa depan adalah mereka yang pandai dan ahli dibidang kehidupan masyarakat, jangan lagi merekrut wakil rakyat yang tidak tahu soal kebutuhan dan kehidupan bangsa. Ambil mereka yang ahli di bidang hukum, kesejahteraan, ekonomi dll, agar tidak terjadi kesan belajar setelah jadi anggota DPR dengan studi banding ke sana sini.  Ada diantara wakil rakyat  kita yang hanya duduk, diam, nonton video,baca Koran bahkan tidak pernah bicara perjuangkan aspirasi rakyat sejak dilantik sampai pensiun.  Apa memang dia tidak mengerti tugansnya, atau bingung apa yang akan di ungkapkan perihal aspirasi rakyat.

 Kalu kita lihat tahun anggaran sekarang ini Anggota DPR kita telah mengadakan studi banding ke Amerika serikat, Rusia, Inggris, Spanyol, Mesir dan yang paling dekat adalah Autralia.  Bila kita bicara sistem perekonomian Australia sangat berbeda dengan Indonesia, Australia menerapkan system Liberalisme sedangkan kita Pancasila.  Nyambungkah system itu kalau australia dijadikan patokan dalam rangka DPR kita membahas UU Fakir Miskin, mengapa tidak ke Malaysia saja.

OK Wakil Rakyat yang masih tidak pro rakyat semoga anda pro rakyat …………………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s